Nakam-Nakam Uwennaakk…..Ya di Ngalam Aja !!!!

Archive for the ‘Tips’ Category

Wedang Uwuh

Namanya memang pakai uwuh (baca: sampah), mungkin karena komposisinya yang ‘awul-awulan’ ya, kayak kumpulan sampah. Tapi sebenarnya ini adalah minuman rempah yang menghangatkan, terdiri dari: jahe, serutan kayu secang, batang cengkeh, daun pala, dan gula batu. Kadang ada pula yang menambahkannya dengan serai atau serutan kayu manis.

Berbagai penelitian menyebutkan bahwa bahan-bahan untuk Wedang Uwuh ini berkhasiat menyehatkan karena kaya antioksidan. Nah, kurang apalagi?

Saat ini di jogja banyak dijual paket-paket Wedang Uwuh yang siap seduh untuk oleh-oleh. Harga per plastik siap sedu sekitar 1.500 – 2.000 rupiah saja. Anda tinggal merebus air hingga mendidih, dan tuangkan ke dalam Wedang Uwuh. Satu paket Wedang Uwuh bisa digunakan untuk 1 gelas besar. Hirup selagi hangat.

Advertisements

Tips Sehat Konsumsi Makanan Pedas

Waktu kita masih kecil dulu, kita sepertinya takut sama makanan yang pedas, terutama waktu lihat ada cabe merah. Menurut saya, makanan yang bagus itu sayur, soalnya sayur itu makanan sehat. Tapi sekarang, lama kelamaan saya jadi mulai menyukai makanan yang pedas, apalagi waktu makan bakso atau sejenisnya.

Berawal dari melihat orangtua kita yang menyukai makanan pedas, kita pun pasti akan ikut terpengaruh. Yang pasti, kalau kita maka pedas, biasanya kita lebih cepat makannya karena kepedasan. Ini bagus buat menambah nafsu makan kita.

Selain untuk menambah nafsu makan, makanan pedas juga bagus buat kesehatan dengan syarat memakannya jangan berlebihan atau saat perut masih kosong, karena bisa menyebabkan sakit perut atau penyakit lainnya pada saluran pencernaan kita, terutama pada orang yang memiliki sakit maag atau saluran pencernaan yang sensitive pada makanan pedas.

Manfaat mengkonsumsi makanan pedas untuk kesehatan, yaitu bisa melancarkan peredaran darah kita. Jika peredaran darah kita mengalir dengan lancar, maka kondisi tubuh kita bagus dan mencegah pembekuan darah, sehingga jantung kita selalu sehat. Kemudian juga umumnya di dalam makanan pedas, ada cabai. Cabai mengandung capsaicin yang juga bisa menangkal berbagai faktor risiko penyakit jantung. Selain itu juga bagus untuk menangkal risiko penyakit kanker.

Karena peredaran darah lancar, kandungan Capsaicin ini juga bermanfaat untuk mempercepat metabolisme tubuh kita dan membakar kalori tubuh lebih cepat. Sehingga ini bagus buat orang yang ingin menurunkan berat badannya alias diet. Makanan pedas juga baik untuk menyembuhkan berbagai penyakit, seperti sakit flu. Dengan mengkonsumsi makanan pedas, nantinya bisa keluar keringat, melancarkan saluran pernapasan dan menyembuhkan gejala lainnya tersebut.

Semoga informasi ini berguna bagi Anda, terutama untuk Anda yang belum menyukai makanan pedas, ada baiknya untuk mencobanya. Karena selain nantinya bakalan ketagihan, juga bisa bermanfaat buat kesehatan tubuh kita.

Jangan Minum Teh Setelah Makan

Siapa tak suka minum es teh? Rasanya yang manis menyegarkan, berpadu dengan harga murah membuat es teh menjadi minuman favorit di segala suasana, termasuk saat berbuka puasa.

Popularitas es teh terbukti dengan kehadirannya di hampir semua tempat makan, mulai dari kelas warung hingga restoran mahal. Mungkin banyak yang setuju dengan jargon es teh kemasan, “Apapun makanannya, minumnya tetap es teh.”

Tapi tahukah Anda, di balik kenikmatannya, es teh menyimpan potensi merugikan bagi kesehatan. Penelitian Loyola University Chicago Stritch School of Medicine mengungkap bahwa konsumsi es teh berlebih meningkatkan risiko menderita batu ginjal.

Seperti diberitakan dari laman Times of India, es teh mengandung konsentrasi tinggi oksalat, salah satu bahan kimia kunci yang memicu pembentukan batu ginjal. “Bagi mereka yang memiliki kecenderungan sakit batu ginjal, es teh jelas menjadi minuman terburuk,” kata Dr John Milner, asisten profesor Departemen Urologi, yang tergabung dalam penelitian.

Milner mengatakan, teh panas sebenarnya juga menyimpan efek buruk yang sama. Hanya, takaran penyajian teh panas biasanya lebih kecil. Logikanya, orang meminum teh panas tak akan sebanyak minum es teh. Jarang orang yang mengonsumsi teh panas saat haus. Berbeda dengan es teh, di mana banyak orang sanggup meminumnya lebih dari segelas saat haus dan udara panas.

Pria, wanita posmenopause dengan tingkat estrogen rendah, dan wanita yang pernah menjalani operasi pengangkatan indung telur paling rentan terpapar dampak buruk es teh. Oleh karenanya, Milner menyarankan, mengganti konsumsi minuman itu dengan air putih, atau mencampurnya dengan lemon. “Lemon kaya kandungan citrates, yang dapat menghambat pertumbuhan batu ginjal,” kata Milner.

Batu ginjal adalah kristal kecil yang terbentuk dari mineral dan garam yang biasanya ditemukan dalam air seni, ginjal atau saluran kemih. Mineral tak terpakai itu umumnya bisa keluar dari tubuh bersama urin, tapi dalam kondisi tertentu bisa mengendap dan membatu di dalam saluran kemih.

Peneliti juga mengungkap sejumlah makanan lain yang berpotensi menyimpan efek buruk. Mereka menyebut antara lain: bayam, cokelat, kacang-kacangan, garam, dan daging.

Sebaiknya, konsumsi es teh dan makanan-makanan itu secara moderat demi kesehatan ginjal. Padukan pula dengan makanan tinggi kalsium yang dapat mereduksi oksalat. Dan, tentu saja perbanyak minum air putih.

Begitu juga jika minum teh setelah makan. Minum teh setelah makan terbukti bisa mengakibatkan anemia. Hal tersebut berdasarkan riset dari Bagian Kesehatan Ibu dan Anak Fakultas Kedokteran Universitas Diponegoro, Semarang.

Minum teh paling tidak sejam sebelum atau setelah makan akan mengurangi daya serap sel darah terhadap zat besi sebesar 64 %. Pengurangan daya serap akibat teh ini lebih tinggi daripada akibat sama yang ditimbulkan oleh minum segelas kopi setelah makan. Kopi mengurangi daya serap hanya 39 %.

Pengurangan daya serap zat besi itu diakibatkan oleh zat tanin dalam teh. Selain mengandung tanin, teh juga mengandung kafein, polifenol, albumin, dan vitamin. Tanin bisa mempengaruhi penyerapan zat besi dari makanan terutama yang masuk kategori heme non-iron, misalnya padi-padian, sayur-mayur, dan kacang-kacangan.

“Bila kita makan menu standar plus segelas teh, zat besi yang diserap hanya setengah dari yang semestinya”

Menurut Dr. Rachmad Soegih, ahli gizi dari RS Cipto Mangunkusumo, Jakarta, zat tanin itu sendiri memang menghambat produksi hemoglobin. Kalau memang mau menghindari teh dan mendapatkan banyak zat besi, sebaiknya teh digantikan air jeruk sebagai peneman makan.

“Makan nasi pecel dengan jeruk memperbesar penyerapan zat besi bila dibandingkan dengan minum es teh”

Kenapa? Vitamin C ternyata memperbesar penyerapan zat besi oleh tubuh.

Apakah fakta ini membuat minum teh harus ”diharamkan” sama sekali? Jangan salah. Soalnya, teh mengandung zat lain yang berfungsi positif.

Ada kiat minum teh yang tepat, agar minuman ini tidak menghambat produksi zat besi dalam sel darah:

* Teh akan berefek baik bagi tubuh bila dikonsumsi pada pagi dan sore, disertai karbohidrat dan protein, misalnya roti dan biskuit.

* Kiat lain, memberikan jeda minum teh setelah makan, misalnya dua jam setelah makan.

Jeda itu diperlukan karena rentang waktu itu diperkirakan cukup bagi usus 12 jari dan usus halus bagian atas untuk melakukan proses penyerapan makanan.

Jadi, boleh-boleh saja menyeruput teh kapan pun, asal tidak setelah makan. So, tunggu apalagi, buat secangkir teh hangat sekarang dan nikmatin deh.

Tips Hidup Lebih Sehat Dengan Alternantif Makanan Pengganti

1. Ganti Nasi Putih Dengan Kentang Rebus. Nasi sebagai sumber karbohidrat memang bagus sebagai energi. Namun, sesekali ada baiknya Anda mengganti dengan kentang. Kentang mempunyai jenis kerbohidrat komplek, yang  sangat baik untuk melancarkan metebolisme tubuh. Kentang juga mengandung zat gula lebih sedikir disbanding nasi.

2. Ganti Beras Putih Dengan Beras Merah. Kandugan gizi beras merah, lebih tinggi dibandingkan dengan beras putih. Zat gizi pada beras, termasuk serta banyak diperoleh dari kulit ari. Sayangnya, dengan proses penggilingan, menyebabkan banyak zat gizi yang hilang.

3. Ganti Roti Putih Dengan Roti Whole Grain. Bila Anda menggantikan tepung terigu biasa dengan gandum utuh misalnya pada roti, cereal atau pun pasta, pasti ada banyak manfaat bagi kesehatan. Ada soluble fiber (serta yang dapat laru dalam air) yang ditemukan dalam gandum, dapat menurunan kadar insulin dan kolesterol jahat.

4. Ganti Seperempat Daging Dengan Ikan. Ikan amat ideal sebagai sumber protein bagi tubuh karena mengandung lemak yang bagus. Dipastikan beberapa jenis ikan seperti salmon, mengandung asam lemak omega 3, yang amat penting bagi kesehatan jantung dan otak Anda.

5. Ganti Seperempat gula dalam resep kue, dengan jumlah yang sama nonfat powdered milk. Kurangi pemakaian gula saat membuat kue, cake atau roti. Ini akan membuat lidah terbiasa dengan pemakaian gula yang sedikit, dan membantu seluruh diet Anda. Pengurangan gula ini juga sebagai bagian program awet muda. Selain itu, gula dapat membuat Anda gemuk dan risiko diabetes. Secara perlahan pemakaian gula yang tinggi dapat menyebabkan glycosylation. Ini merupakan prose molekul-molekul gula dapat  mendukung menjadi molekul protein, yang menyebabkan kerusakan sel-sel, dan dapat meningkantkan peradangan, dan menybarkan penyumbatan pembuluh darah.

6. Ganti Sekantong Keripik dengan Irisan Apel. Sepotong apel tidak mengandung lemak, hanya mengandung beberapa kalori, serta tinggi dan antioksidan. Lalu, apa yang ditawarkan keripik kentang? Faktanya, mengandung zero nutrisi alias nihil, dank arena digoreng sudah pasti banyak mengandung minyak, kalori dan garam.

7. Ganti Mil Chocolate dengan Dark Choolate. Dark Chocolate mengandung sedikitnya 60% cocoa, yang merupakan sumber antioksidan yang sangat baik, dengan melindungi sel-sel dari kerusakan. Bandingkan dengan milk chocolate yang hanya mempunyai kandungan coca lebih sedikt. Kabar baikya, lemak dalam dark chocolate tidak meningkatkan kolesterol.

8. Soda dengan Teh. Teh ini juga mengandung antioksidan dibandingkan buruknya gula dalam sekaemng soda. Teh, baik yang hijau atau hitam, dinikmati pasa atau dingin, mempunyai banyak manfaat nutrisi yang baik. Manfaat teh juga banyak untuk merendahkan kolesterol, dan juga termasukmelangsingkan tubuh.

9. Ganti Soda Dengan Air Putih. Hingga kini, terbukti tidak ada minuman yang lebih baik untuk tetap menjaga kadar air yang cukup dalam tubuh, selain air putih. Air putih juga mempunyai peran amat penting, agar istem metabolism di tubuh Anda berjalan mulus. Bila Anda minum soda diet, umumnya mmang dapat mengatsi rasa haus. Namun perlu diingat, banyak ahli yang mengkhawatirkan pemakaian gula buatan, -meskipun sudah dinyatakan aman –dapat menyebabkan kanker.

10. Ganti Regular Yogurt Dengan Low Fat atau Fat Free Yogurt. Produk makanan atau minuman dari susu sapi (dairy food) memang merupakan sumber dari kalsium dan vitamin D, untuk mencegah kerpos tulang. Namun, hadirnya saturated fat dalam whotel milk, cheese dan yogurt dapat juga menjadi  penyebab penyumbatan arteri. Beralih ke yogurt yang rendah atau tanpa lemak, Anda dapat mereguk seluruh manfaat susu bagi tubuh tanpa khawatir.

11. Ganti Anggut Putih Dengan Anggur Merah. Dibandingkan dengan Anggur Putih, Anggur Merah seperti halnya dark chocolate befungsi sebagi anti oksidan. Hal ini diperoleh dari kulit anggut merah yang dihancurkan. Dan kandungan alcohol yang terdapat pada anggur merah dapat mencegah penyumbatan darah. Namun mengingat manfaatnya, mesti dibarengi dengan jumlah yang wajar. Kuncinya, segelas anggur sehari, menurut sebuah penelitian, tampaknya mempunyai manfaat baik bagi kebanyakan wanita. Ingat, jangan berlebihan.

12. Ganti Apel Hijau Dengan Apel Merah. Sebenarnya apa pun pilihannya, mengonsumsi apel tetap yang terbaik. Namun, perlu juga diketahui, apel merah terbukti memiliki 2 kali lebih banyak aktivitas antioksidan disbanding yang hijau. Kadar antioksidan juga 5 kali lebih banyak daripada apel hijau.

sumber: tipsanda.com

Tag Cloud